Gaji Berjuta Tak Bisa Menebus Rakaat Sholat yang Hilang
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang yang berjuang keras mencari rezeki. Dari pagi hingga malam, mereka bekerja untuk mendapatkan gaji jutaan rupiah. Namun, ada satu hal penting yang sering terlupakan shalat.
Sebuah kutipan sederhana menyentuh hati banyak orang:
“Gaji berjuta-juta takkan mampu membayar raka’at sholat yang sengaja kamu tinggalkan.”
“Semiskin-miskinnya orang Islam ialah orang yang tidak sholat.”
Kalimat ini menjadi pengingat kuat bahwa seberapa pun tingginya penghasilan, tak ada nilainya dibanding satu rakaat sholat yang ditinggalkan dengan sengaja. Sholat bukan sekadar kewajiban, tapi juga cara untuk menjaga hati tetap tenang dan hidup lebih berkah.
Banyak orang sukses yang mengakui bahwa kunci ketenangan bukan hanya pada harta, tetapi juga pada kedekatan dengan Allah. Dengan sholat, kita belajar disiplin, sabar, dan bersyukur.
Pesan ini bukan untuk menghakimi, tapi untuk mengingatkan: jangan biarkan kesibukan membuat kita jauh dari Sang Pencipta. Rezeki bisa dicari, tapi waktu sholat yang terlewat tak bisa kembali.
Sholat bukan beban, melainkan hadiah. Hadiah berupa ketenangan, keberkahan, dan petunjuk dalam hidup.

